INDONESIA BERDOA SYNERGI : “DOA, PUJIAN, PENYEMBAHAN DALAM KESATUAN TUBUH KRISTUS MENUJU TRANSFORMASI BANGSA”

BERSATU DALAM DOA, BERDAMPAK BAGI BANGSA

JAKARTA — Di tengah berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi bangsa, umat Kristiani diajak untuk tidak tinggal diam, melainkan mengambil bagian melalui doa. Semangat tersebut terlihat dalam pertemuan Indonesia Berdoa yang mempertemukan umat dari berbagai latar belakang dan denominasi gereja untuk menyatukan hati serta berdoa bagi Indonesia.

Pertemuan pendoa yang diusung dan dipimpin oleh Cecilia Teguh Ayu Sianawati, S.H., selaku Ketua Umum Indonesia Berdoa, ini digelar pada Jumat, 24 Juli 2026, di Graha Bethel Indonesia, Jakarta Pusat. Mengusung tema “Bersatu dalam Doa, Berdampak bagi Bangsa”, kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang hadir dengan kerinduan bersama untuk membawa bangsa Indonesia dalam doa.

Dalam pertemuan tersebut, peserta diajak untuk melihat doa bukan hanya sebagai bentuk pergumulan pribadi, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap kehidupan bangsa. Kesatuan hati dalam doa diharapkan dapat mendorong umat untuk semakin peka terhadap berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia serta mengambil bagian dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.

 

 

 

 

 

 

Pertemuan ini menghadirkan Pdt. Dr. Ronny R. Mandang, M.Th., Ketua Majelis Pertimbangan Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII), sebagai pembicara. Dalam suasana penuh kebersamaan, peserta diajak untuk kembali menempatkan doa sebagai bagian penting dalam kehidupan umat dan dalam pergumulan bangsa.

Rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan pelayanan Tim Shofar. Kehadiran Tim Shofar turut mengiringi suasana doa dan menjadi bagian dari rangkaian pertemuan, mengajak peserta untuk semakin menghayati panggilan bersama dalam mendoakan Indonesia.

Bagi Indonesia Berdoa, kesatuan umat dalam doa menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap bangsa. Gerakan ini mengajak umat untuk tidak hanya membawa kebutuhan pribadi dalam doa, tetapi juga turut mengambil bagian dalam pergumulan bangsa dan mendoakan masa depan Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai “DOA BAGI BANGSA”, yang akan diselenggarakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WIB, bertempat di SICC Hall A & B, Sentul City. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengajak umat dari berbagai latar belakang dan denominasi gereja untuk bersatu hati dalam doa bagi Indonesia, serta membawa bangsa dan masa depannya dalam penyertaan Tuhan.

Pertemuan Indonesia Berdoa Sinergi yang digelar pada 24 Juli 2026, serta agenda “DOA BAGI BANGSA” yang akan diselenggarakan pada 14 Agustus 2026, menjadi bagian dari gerakan untuk mengajak umat terus bersatu dalam doa bagi Indonesia. Keduanya menjadi momentum untuk kembali mengingatkan bahwa doa bukan sekadar aktivitas keagamaan, melainkan juga wujud kepedulian dan tanggung jawab umat terhadap bangsa.

Sebagaimana tertulis dalam 2 Tawarikh 7:14, “Jika umat-Ku, yang atas nama-Ku disebut, merendahkan diri dan berdoa…”, umat diajak untuk terus merendahkan diri, menyatukan hati, dan mengambil bagian dalam pergumulan bangsa melalui doa.

Berikut beberapa dokumentasi Pertemuan

Pendoa – Indonesia Berdoa (24 Juli 2026)

Mari Menabur

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*